Friday, 23 December 2011

BERMULA KEMBALI

Assalamualaikum

Telah tak menulis.kesibukkan membuat ku berhenti utk menulis.skrg aku telah pun kembali.

Wednesday, 27 July 2011

BETAPA ALLAH MENYAYANGIMU

Dia menciptakan mu dalam bentuk yang sebaik-baiknya…
Dia selalu menjaga mu… tiap detik… tiap menit… dan setiap waktu… tanpa kenal lelah & letih…
Dia memberi mu ujian & masalah untuk kamu pecahkan agar kamu menjadi orang yg tegar, sabar dan selalu mengingat Nya
Dia memberikan kamu rasa sedih & rasa bahagia, agar kamu selalu bersyukur kepadanya & tidak menjadi orang yg sombong…
Dia selalu memaafkan semua kesalahan mu…jika kamu benar bertobat pada Nya
Dia selalu mencatat setiap kebaikan mu walaupun kebaikan itu hanya sebesar zahra dibumi atau dilangit…
Dia selalu memberi rezeki kepada mu tanpa disangka-sangka…

Tapi apakah kamu sudah benar-benar mencintai Allah seperti Allah mencintai kamu?
Apakah kamu sudah benar-benar mencintai Allah dengan sesungguhnya?

Tanya kepada hati mu…
Apa yang sudah kau lakukan sebagai bukti kau mencintai Allah dengan sesungguhnya…
Sudahkah kamu mencintai Allah seperti Allah mencintai kamu…
Sudahkah kamu melakukan solat 5 waktu tepat pada waktunya… andai kau tau, bahwa amalan pertama yang dihisab adalah Solat…
Sudahkah kamu membaca Al Quran setiap saat…
Sudahkah kamu memahami apa yang ada di dalam kitab mu Al Quran… Andai kau tau sesungguhnya apa yg ada didunia ini telah tertulis dalam Al-Quran
Sudahkah hati mu mencerminkan 99 Asmaul Husna…
Sudahkah kamu mempunyai hati yang selalu pemaaf…seperti Allah yang selalu mau memaafkan kesalahan mu, jika kamu bertaubat dgn sungguh
Sudahkah kita menyisihkan sedikit penghasilan kita untuk orang-orang yang kurang mampu…
Sudahkah kita selalu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan…
Apakah rasa cinta mu kepada Allah lebih besar daripada rasa cinta mu kepada makhluk ciptaan Nya

Terkadang kita kesal, marah, dan kecewa pada Allah, atas ujian atau cobaan yang kita terima…
Tapi apakah pada saat kita mendapatkan kebahagiaan, kita sering bersyukur & berterima kasih kepada Allah…
Pernahkah kita selalu berbaik sangka kepada Allah atas semua hal yg kita alami…

Andai kau tau… sungguh ujian atau cobaan yang selama ini kamu terima, itu sebagai tanda rasa sayang & rasa cinta Allah terhadap hamba Nya
Andai kau tau… bahwa semua itu bisa menjadikan mu orang yang lebih Sabar, lebih Bersyukur, lebih Ikhlas, lebih Bertawakal, dan lebih dekat kepada Allah
Karena bagi Allah, sangatlah mudah melepas setiap permasalahan hamba Nya setiap saat. Tapi justru karena Allah begitu perhatiaan kepada mu, begitu sayang pada mu, dan begitu mencintaimu…
Maka Dia menguji tiap hamba Nya untuk senantiasa mengingatkan mereka bahwa Allah selalu ada untuk mereka & sungguh Pertolongan Allah Sangat Dekat.
Ujian atau cobaan yg menimpa kita adalah peringatan dari Allah
agar kita bisa memperbaiki diri dan senantiasa bertobat sehingga kita menjadi lebih baik lagi, sehingga pada saat kita bertemu dengan Allah nanti, kita sudah dalam keadaan bersih, tanpa dosa.
Dan kelak ketika kita menghadapi tes sebenarnya di Liang Lahat oleh Malaikat Mungkar & Nakir, kita bisa menjawab dengan baik & bisa menikmati masa istirahat sampai Hari Kiamat Tiba.

Ingatlah…
Nabi Muhammad SAW pun dahulu mendapat ujian yg sangat berat, padahal Nabi Muhammad itu merupakan hamba yg paling disayang Allah & sudah dijamin masuk surga. Tapi semua itu dilakukan karena Allah sangat mencintainya.

“Setiap muslim yg terkena musibah, penyakit, atau yg lainnya, pasti akan Allah hapuskan berbagai kesalahannya, seperti sebuah pohon menggugurkan daun-daunnya” (HR Muslim)

“Cobaan itu akan selalu datang menimpa seorang mukmin & mukminah, baik pada dirinya, pada diri anaknya, atau pada hartanya sehingga ia bertemu dengan Allah tanpa batas dosa sedikitpun” (HR Tirmidzi)

Kita mendekati Allah sejengkal, Allah mendekati kita sehasta. Kita mendekati Allah sehasta, Allah mendekati kita sedepa. Kita mendekati Allah berjalan, Allah mendekati kita berlari.
Subhanallah betapa Allah sangat mencintai ku…

Saudaraku…
Begitu banyak hal yang telah Allah berikan kepada kita sebagai bukti bahwa Allah sangat mencintai & menyayangi kita, bahkan kita tak akan mungkin bisa menghitungnya.
Lalu kenapa terkadang kita blom bisa mencintai Allah dengan sesungguhnya…

Saudaraku…
Dekati Allah… Jaga selalu Allah dihatimu… Ingatlah Allah dimanapun kamu berada
Cintailah Allah dengan sesungguhnya dengan Taubat Nasuha…
Dirikanlah solat 5 waktu tepat waktunya & jangan menunda-nundanya
Dan janganlah kamu simpan kitab mu didalam lemari sehingga penuh debu, tapi bacalah kitab Suci mu Al Quran & pelajari makna yg terkandung didalamnya
Sedekah kanlah sedikit rezeki mu kepada orang-orang yg kurang mampu
Perbanyaklah mengingat Allah dengan selalu berzikir & bertasbih
Dan janganlah kamu selalu menuntut hakmu kepada Allah… padahal kamu sering lalai menjalankan kewajibanmu kepada Allah
Tetaplah berprasangka baik kepada Allah, Karena sesungguhnya Allah sangat menyayangi & mencintaimu…


Saudaraku…
Sebelum terlambat… selama kita masih diberikan Nafas oleh Allah…
Mari kita Cintai Allah dengan sepenuh hati dengan TAUBAT NASUHA
Luruskan Niat mu…Perbaiki Niatmu… dengan Niat Yang Sungguh-sungguh karena Allah & mengharapkan Ridha Allah… mulai Hari Ini… Sekarang Juga… Dan Jangan Menundanya Sampai Besok…
Karena blum tentu Esok Hari Kita Masih Bisa Bernafas…
“Satukanlah dirimu dalam ketaatan dan kenakan ketakutan pada Allah sebagai pakaian persiapan akhiratmu, serta berupayalah untuk tempat tinggalmu yg abadi nanti”

Thursday, 7 July 2011

Harapan Hati Hawa( Cinta Palsu )



“Sebaik-baik wanita ialah yang tidak memandang dan tidak dipandang oleh lelaki”
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki.Biarlah aku hanya cantik di matamu. Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang. Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan. Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi? Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias pribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah. Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik?
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu. Allah telah memuliakan seorang lelaki yang bakal menjadi suamiku untuk menerima hati dan perasaanku yang suci. Bukan hati yang menjadi labuhan lelaki lain. Engkau berhak mendapat kasih yang tulen.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Diriku yang memang lemah ini telah diuji oleh Allah saat seorang lelaki ingin berkenalan denganku. Aku dengan tegas menolak, berbagai macam dalil aku kemukakan, tetapi dia tetap tidak berputus asa. Aku merasa seolah-olah kehidupanku yang tenang ini telah dirampas dariku. Aku bertanya-tanya adakah aku berada di tebing kebinasaan? Aku beristigfar memohon ampunan-Nya. Aku juga berdoa agar Pemilik Segala Rasa Cinta melindungi diriku dari kejahatan.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Kehadirannya membuatku banyak memikirkan tentang dirimu. Kau kurasakan seolah-olah wujud bersamaku. Di mana saja aku berada, akal sadarku membuat perhitungan denganmu. Aku tahu lelaki yang menggodaku itu bukan dirimu. Malah aku yakin pada gerak hatiku yang mengatakan lelaki itu bukan teman hidupku kelak.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu `Alaihi Wassalam, yang mampu mendebarkan hati juataan gadis untuk membuat aku terpikat.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Permintaanku tidak banyak.Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah,kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa.Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga. Seorang gadis yang membiarkan dirinya dikerumuni, didekati, diakrabi oleh lelaki yang bukan muhrimnya. Cukuplah dengan itu hilang harga dirinya di hadapan Allah.Di hadapan Allah.Di hadapan Allah.
♥♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥​¸.... ¸.·´¨) ¸.·*¨)♥
“PELIHARALAH DIRI DAN JAGA KESUCIAN”




Kehancuran Cinta Yang Membawa Berkah

Rintik hujan terdengar berirama membawa ketentraman dalam jiwa, dimana siang hari itu sinar sang matahari seperti terhalang oleh pekatnya awan hitam, desir angin yang dingin meliung masuk melalui cela-cela kecil sebuah rumah yang sederhana.

Seorang wanita berjilbab dan memakai jaket tebal duduk disofa ruang tamu rumah sederhana itu, desir angin yang dingin tak sedikitpun ia hiraukan, begitu asyik kedua matanya yang sayu menatap Koran yang sedang ia baca, sesekali ia mengankat sebelah alisnya menandakan begitu serius ia membaca Koran pagi yang baru ia beli seolah ia berenang dalam barisan berita hangat yang sedang ia baca.

Setalah beberapa lama ketenangan dalam hembusan angin yang dingin menyelimuti suasana rumah yang sederhana itu, tiba-tiba sesuatu yang tak terduga terjadi.

BLARR….”"

Seorang gadis yang lebih muda darinya membanting pintu dengan keras sambil menangis tersedu-sedu berlari masuk kekamar yang ada di ruang tengah, seketika suasana yang penuh ketenangan dan kedamaian hancur bagaikan diterjang badai.

Dengan wajah penuh kebingungan perempuan yang ada di ruang tamu itu meletakkan Koran diatas meja kemudian berjalan menuju ruang tengah hendak menyusul kekamar seorang gadis yang sedang menagis tersedu-sedu yang tidak lain adalah adiknya sendiri.

Tanpa basa basi ia masuk kekamar ruang tengah itu, ia dekati adiknya yang sedang terlentang diatas tempat tidur sambil menangis tersedu-sedu, dengan ucapan penuh kasih sayang seorang kaka`, ia mencoba bertanya bermaksud untuk menenangkannya.

Kamu kenapa dek Ulfa…?? Kenapa kamu menangis…??

Kaka`….. hik…hik…hik..”"

Jawab-nya dengan tangis semakin meladak sembil memluk kaka`nya erat-erat, dengan penuh kasih sayang sang kaka` mencoba menenangkan nya serta mengulangi pertanyaan nya sambil mengelus-elus rambut adiknya yang indah dan panjang bagaikan mahkota sang bidadari.

Kamu kenapa dek Ulfa…?? Apa yang membuat mu seperti ini…??

Aku putus dengan fiki…ka`….”" hik…hik…hik..”"

Jawabnya dengan suara yang terputus-putus, seraya tangisnya semakin meledak-ledak dan memeluk kaka`-nya semakin erat, sang kaka` hanya tersenyum mendengarkan jawaban adiknya.

Ooo… jadi Cuma itu masalahnya….??

Iya udah menkhianati aku ka`..!”

Mulutnya mengisak dan matanya menangis tiada henti..“

Terus kenapa adik menangis….?? seharusnya kamu tegar dan harusnya adik Ulfa ni…senang….”“

maksud kaka` apa ko` aku harus seneng aku sedih ka`…!”“

tahan emosi kamu dengerin kaka` dulu dong…..” didunia ini siapa yang paling kamu cintai jujur saja”“

aku memang masih mencintai pengkhianat itu ka`….!”“

Oooh, begitu…. jadi adik Ulfa… lebih mencintainya dari pada mencintai Allah dan Rasulullah apakah adik Ulfa… juga tidak tiga kali mencintai ibu kita dari pada ayah kita ?”“

dan pernah kah adik menangis karna cinta kepada Allah…” pernah kah adik bersedih karna rindu pada rosululloh…” pernah kah orang yang adik cintai memberi kasih sayang melebihi kasih sayang seorang ibu…”

Kata sang kaka` dengan tegas berusaha memberi pangertian pada adik kesayangannya.

maksud kaka`?”“

begini adikku yang manis….”" Adik.. boleh mencintai yang lain selain Allah tapi jangan sampai adik terlena oleh cinta selain Neng Mey' Milik-Allah Seutuhnya karna adik akan di mabuk oleh syahwat..yang sengaja setan hias sedemikian rupa!!!”“

lalu bagaimana cara Ulfa.. mencintai-Nya ka`…?? Aku selalu meninggalkan perintah-Nya dan menjalani larangan-Nya?”“

Jangan berputus asa adikku. Lebih baik mulai sekarang kau memakai jilbab, membatasi pergaulan dengan laki-laki, mengerjakkan solat baik fardu atau jika kau sanggup kerjakanlah yang sunnah jangan bolong-bolong ya….. nah jika adik lakukan itu semua adik pasti bisa mencintai Allah lebih dari segalanya…!”

perkataan kaka`-nya membuat dingin kepala dan menyejukkan hatinya. Membuatnya tersadar dari kehidupan yang selama ini membelenggunya
Semoga sajian ini bermanfaat.

Selengkapnya Kunjungi Blog Kami SEHB http://andikaalbanjariiiya​hoocom.blogspot.com/

Friday, 1 July 2011

Jangan Tangisi Apa Yang Bukan Milikmu

*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Allah.

Dalam perjalanan hidup ini seringkali kita merasa kecewa. Kecewa sekali. Sesuatu yang luput dari genggaman, keinginan yang tidak tercapai, kenyataan yang tidak sesuai harapan. Akhirnya angan ini lelah berandai-andai ria.

sungguh semua itu telah hadirkan nelangsa yang begitu menggelora dalam jiwa.

Dan sungguh sangat beruntung andai dalam saat-saat terguncangnya jiwa masih ada setitik cahaya dalam kalbu untuk merenungi kebenaran. Masih ada kekuatan untuk melangkahkan kaki menuju majlis-majlis ilmu, majelis-majelis dzikir yang akan mengantarkan pada ketentraman jiwa.
♥●♥_◕_♥●♥
Hidup ini ibarat belantara.Tempat kita mengejar berbagai keinginan. Dan memang manusia diciptakan mempunyai kehendak, mempunyai keinginan. Tetapi tidak setiap yang kita inginkan bisa terbukti, tidak setiap yang kita mau bisa tercapai. Dan tidak mudah menyadari bahwa apa yang bukan menjadi hak kita tak perlu kita tangisi. Banyak orang yang tidak sadar bahwa hidup ini tidak punya satu hukum: harus sukses, harus bahagia atau harus-harus yang lain.

Betapa banyak orang yang sukses tetapi lupa bahwa sejatinya itu semua pemberian Allah hingga membuatnya sombong dan bertindak sewenang-wenang. Begitu juga kegagalan sering tidak dihadapi dengan benar. Padahal dimensi tauhid dari kegagalan adalah tidak tercapainya apa yang memang bukan hak kita.

Padahal hakekat kegagalan adalah tidak terengkuhnya apa yang memang bukan hak kita.

Apa yang memeng menjadi jatah kita di dunia, entah itu Rizki, jabatan, kedudukan pasti akan Allah sampaikan.Tetapi apa yang memang bukan milik kita, ia tidak akan kita bisa miliki, meski ia nyaris menghampiri kita, meski kita mati-matian mengusahakannya.

“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu)supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikaNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS Al-Hadid ;22-23)

Demikian juga bagi yang sedang galau terhadap jodoh.Kadang kita tak sadar mendikte Allah tentang jodoh kita,bukanya meminta yang terbaik dalam istikharah kita tetapi benar-benar mendikte Allah: Pokoknya harus dia Ya Allah… harus dia, karena aku sangat mencintainya. Seakan kita jadi yang menentukan segalanya, kita meminta dengan pakasa.Dan akhirnya kalaupun Allah memberikanya maka tak selalu itu yang terbaik. Bisa jadi Allah tak mengulurkanya tidak dengan kelembutan, tapi melemparkanya dengan marah karena niat kita yang terkotori.
♥●♥_◕_♥●♥
Maka wahai jiwa yang sedang gundah, dengarkan ini dari Allah :

“…. Boleh jadi kalian membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagi kalian. Dan boleh jadi kalian mencintai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian.Allah Maha mengetahui kalian tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah 216)

Maka setelah ini wahai jiwa, jangan kau hanyut dalam nestapa jiwa berkepanjangan terhadap apa-apa yang luput darimu. Setelah ini harus benar-benar dipikirkan bahwa apa-apa yang kita rasa perlu didunia ini harus benar-benar perlu bila ada relevansinya dengan harapan kita akan bahagia di akhirat. Karena seorang mukmin tidak hidup untuk dunia tetapi menjadikan dunia untuk mencari hidup yang sesungguhnya: hidup di akhirat kelak!

Maka sudahlah, jangan kau tangisi apa yang bukan milikmu


Thursday, 30 June 2011

Surat dari Istri Tuk Suaminya Yang Dicintai

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhumღAmiin ya Allah..

Surat dari Istri Tuk Suaminya Yang Dicintai

Ku untai kalimatku dengan goresan pena ini, untukmu, suamiku yang kucintai, semoga engkau lebih berbahagia.

Membaca suratmu, wahai suamiku, menjadikan aku ingat masa lalu. Aku merasakan makna kalimat-kalimatmu sebagaimana aku rasakan tatkala engkau sampaikan kalimat-kalimat itu saat kita baru memulai hidup bersama dahulu. Kini, setelah semua berlalu, dan setelah aku hampir terlupa akan kalimat-kalimat itu, engkau goreskan kalimat itu untuk kedua kalinya. Kusampaikan jazakallohu khoiran, Suamiku, atas kebaikanmu, dan atas perhatianmu kepadaku, istrimu.

Suamiku yang kucinta…
Mungkin engkau telah begitu sering sering mendengar kata-kata permintaanku. Namun, aku berharap engkau takkan jemu menanggapinya. Saat ini pun, aku katakan padamu, wahai suamiku, bantulah aku menjadi sebaik-baik perhiasan duniamu. Bantulah aku menjadi salah satu dari keempat kebahagiaan hidupmu. Bila engkau meminta agar aku membantumu untuk memperbaiki akhlak dan pergaulanmu kepadaku, maka lebih dari itu, aku begitu berharap engkaulah orang yang akan mengantarkanku ke taman akhlak yang mulia bersamamu.

Suamiku, jika engkau bersungguh-sungguh mengatakan kepadaku apa yang engkau goreskan itu, maka lebih dari itu, aku pun berharap engkau lebih bersungguh-sungguh membimbing, mengayomi, dan menyertakanku dalam seluruh kebaikanmu. Aku ingat nasehat emas Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam meski itu lebih tepat disebut peringatan. Peringatan bagiku sebagai seorang istri, yang tentunya perlu engkau tahu, meski aku kira engkau pun telah mengetahuinya. Aku ingat saat beliau shalallahu ‘alaihi wasallam memperingatkan seorang wanita sebagai istri sepertiku dengan sabdanya shalallahu ‘alaihi wasallam,

فَا نْظُرِي أَيْنَ أَنْتِ مِنْهُ فَاءِنَّمَا هُوَ جَنَّتُكِ وَ نَارُكِ

“Maka perhatikanlah, wahai si istri, bagaimana kalian mempergauli suamimu. Sesungguhnya ia adalah surga atau nerakamu.” [HR. Ahmad 4/341 dan 6/419, dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Shohihul Jami' 1509 dan ash-Shohihah 6/220.]

Begitu jelasnya makna nasihat beliau itu, dan begitu tegasnya pernyataan beliau shalallahu ‘alaihi wasallam. Dengan goresan pena kita ini, semoga engkau tahu, wahai suamiku, bahwa aku begitu sangat berharap surga dan tidak ingin terjebak ke neraka sementara aku punya engkau, suamiku. Aku tahu engkau berarti surga, juga berarti neraka bagiku. Namun, aku berharap engkau mau mengerti bahwa aku tidak menginginkan neraka. Engkau pun pasti juga begitu. Maka, bantulah aku, suamiku.

Suamiku, tentunya engkau tahu bahwa jalan menuju surga tidaklah mudah. Namun aku berharap jalan itu akan dipermudah bagiku. Aku berharap jalan surgaku akan dengan mudah kutelusuri bersamaan dengan tetap adanya aku di sisimu. Apakah engkau paham maksudku, suamiku? Aku hanya ingin mengatakan satu pintaku: buatlah aku mampu melakukan apa pun yang membuatmu ridho kepadaku, sebab dengan begitu Allah pun akan meridhoiku.

Sebaliknya, belokkanlah langkahku bila aku melakukan sesuatu yang membuat Allah memurkaiku sehingga engkau pun murka kepadaku. Karena kau tahu aku begitu lemah untuk bisa menunaikan seluruh hak-hakmu. Bahkan tiada mungkin aku menunaikan seluruhnya sebab begitu agung dan tak terhingga hak-hakmu. Bukankah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam telah menegaskan:

حَقُّ الزَّوْجِ عَلَى زَوْ جَتِهِ أَنَّ لَوْ كَانَتْ بِهِ قُرْ حَةٌفَلَحِسَتْهَا مَا أَدَّتْ حَقَْهُ

“Hak seorang suami yang harus ditunaikan oleh istri itu (nilainya begitu besar), sehingga seandainya suami terluka bernanah di badannya, lalu istrinya menjilatinya pun belum dinilai ia telah menunaikan haknya.” [HR. Hakim dalam al-Mustadrok 2717 dan beliau mengatakan hadits ini sanadnya shohih, dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shohihul Jami' 3148]

Rasanya, sangatlah berat bagiku untuk meraih surga itu. Mengingat betapa untuk menunaikan hak-hakmu saja begitu berat bebannya kurasa.Maka, aku hanya ingin engkau menunaikan sebagian saja dari hak-hakku agar aku bisa menunaikan hak-hakmu dengan seimbang. Semoga engkau mengerti ini, dan semoga engkau sudi menerimanya, istrimu yang lemah ini. Karena aku tahu, seperti engkau juga telah tahu, bahwa Allah Ta’ala tidak mewajibkan kepadamu selain sebagian hak-hakku semata. Bukan seluruh hak-hakku harus engkau tunaikan sehingga betapa akan semakin berat kiranya aku menunaikan hak-hakmu.

Suamiku, sejujurnya aku katakan bahwa kebahagiaan rumahku adalah tanggung jawabku. Menyambutmu dengan senyuman adalah rutinitas keseharianku. Ketenanganmu begitu membahagiakanku. Aku sangat suka kesuksesanmu meski hanya dengan sedikit bantuanku. Saat kutahu apa maumu, begitu ringan hidupku. Semuanya kulakukan karena aku merasa seandainya aku tidak melakukannya, hak-hakmu yang mana lagi kiranya yang kuasa kutunaikan. Maka pintaku, bantulah aku, suamiku.

Suamiku, aku tahu, sebagaimana engkau pun tahu, shalat adalah sebuah kunci surga bagiku. Maka bantulah aku, suamiku, sebagaimana aku biasa membantumu untuk bisa bersama-sama menunaikannya dengan baik dan diterima oleh-Nya Ta’ala.

Aku pun tahu, sebagaimana engkau juga tahu, puasa Romadhan adalah satu kunci surga yang lain bagiku. Maka bantulah aku, suamiku, sebagaimana aku biasa membantumu untuk bisa bersama-sama menunaikannya dengan baik, dan semoga ibadah kita diterima oleh-Nya.

Aku tahu sebagaimana engkau juga tahu, bahwa ragaku ini, diriku ini, hanya halal buatmu seorang. Maka pintaku, berilah aku sesuatu yang halal yang bisa kunikmati sebagai nafkah lahir dan batinku. Bantulah aku berlaku pintar menunaikan hakmu, sebagaimana aku akan berusaha menjadikanmu pandai berbaik-baik kepadaku. Dengan begitu, aku berharap agar kita berkesempatan bersama menggapai ridho-Nya.

Aku juga tahu, sebagaimana engkau juga telah tahu bahwa menaati perintah dan ajakanmu melakukan apa pun yang Allah ridhoi adalah salah satu kunci surga yang lain bagiku. Maka pintaku, bila aku tidak kuasa melakukannya, janganlah engkau murkai kekuranganku tapi perintahlah aku dengan sesuatu yang lain yang aku kuasai melakukannya. Dan bila aku telah kuasa melakukan apa yang engkau perintahkan, dan aku telah memenuhi ajakanmu, janganlah lupakan Dzat Yang Maha Kuasa di atas sana.

Bersyukurlah kepada-Nya sebelum kau ucapkan kata terima kasihmu padaku. Dengan begitu, aku berharap ridho-Nya dan juga ridhomu. Karena aku berharap surga-Nya. Semoga engkau memahami ini, suamiku.

Seandainya ada tinta emas dalam pena kita ini, tentu aku akan tuliskan sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam ini sebagai syi’ar yang lebih berarti bagiku, dan semoga akan selalu kita baca dan kita tunaikan bersama. Beliau shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,

إِذَا صَلَّتْ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَ صَا مَتْ شَهْرَهَا وَ حَفِظَتْ فَرْ جَهَا وَأَطَا عَتْ زَوْ جَهَا قِيلَ لَهَا ادْ خُلِي الْجَنَْةَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِءْتِ

“Jika seorang istri telah baik shalat lima waktunya, telah baik puasa (ramadhannya), telah baik dalam menjaga farjinya, telah baik ketaatannya kepada suaminya, maka dikatakan kepadanya: “Masuklah kamu ke dalam surga dari pintu mana pun yang kau suka”.” [HR. Ahmad 1573, dishohihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shohihul Jami' 660]

Suamiku, jujur aku katakan, bukan aku belum pernah mendapati bantuanmu. Bukan. Bukan aku belum pernah mendapati engkau penuhi pintaku. Bukan. Namun aku bersyukur kepada Allah Ta’ala, selanjutnya kepadamu, atas semua yang telah engkau berikan sebagai kemudahan bagiku menuju ridho-Nya dan ridhomu. Aku hanya berharap menjadi istrimu yang akan menyenangkanmu di dunia juga di akhiratmu. Bantulah aku, semoga Allah memberkahi kehidupan rumah tangga kita.

Dari yang mencintaimu, istrimu.


Cintai Dia Dalam Diam,Dari Kejauhan Dengan Kesederhanaan Dan Keikhlasan


Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba.. mungkinkah dengan redhaNYA atau hanya mengundang murkaNYA..

Jika benar cinta itu kerana ALLAH maka biarkanlah ia mengalir mengikut aliran ALLAH kerana hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada ALLAH..

" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran ALLAH." (QS. Adz Dzariyat: 49)

" Dan kahwinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkahwin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin ALLAH akan memampukan mereka dengan kurniaNYA." (QS. An Nuur: 32 )

" Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNYA ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNYA diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir." ( QS. Ar Ruum: 21 )

Tetapi jika kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah.. berdoalah.. berpuasalah..

" Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah, maka menikahlah, sesungguhnya menikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah.. berpuasalah, kerana sesungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya." ( Hadis )

" Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. ( QS. Al Israa': 32 )

Cukup cintai dia dalam diam..,
Bukan kerana membenci hadirnya.. tetapi menjaga kesucinnya bukan kerana menghindari dunia.. tetapi meraih syurgaNYA bukan kerana lemah untuk menghadapinya.. tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..


Cukup cintai dia dari kejauhan..,
Kerana hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari ujian.. kerana hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan.. kerana mungkin sajakan membawa kelalaian hati-hati yang terjaga..
Cukup cintai dia dengan kesederhanaan..,
Memupuknya hanya akan menambah penderitaan.. menumbuhkan harapan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan..

Maka cintailah dia dengan keikhlasan..,

Kerana tentu kisah Fatimah dan Ali Bin Abi Talib diingini oleh hati.. tetapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi..??

".. boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui." ( QS. Al Baqarah: 216 )


" Wanita-wanita yang keji adalah untuk lelaki-lelaki yang keji, dan lelaki-lelaki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk lelaki-lelaki yang baik dan lelaki-lelaki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (syurga)." (QS. An Nuur: 26 )

Cukup cintai dia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan dan keikhlasan..

Kerana tiada yang tahu rencana Tuhan.. mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan..

Kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan.. serahkan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya.. biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya..

" Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga ." (Umar Bin Khattab ra)

~ Pilihan ALLAH itu yang TERBAIk ~


"Barang siapa MENUNJUKKAN pada KEBAIKAN ,
maka baginya PAHALA seperti orang yang MELAKUKANnya ." (HR.Muslim)

Wahai Adam Pemimpin & Hawa Yang Dipimpin

Wahai adam, Hawa itu tercipta indah dari rusukmu Terlindung 1001 hikmah disebalik keindahan itu Janganlah engkau sengaja patah-patahkan ia Sebaliknya luruskannya dengan penuh hikmah & sayang Wanita akal senipis rambutnya Jangankan lelaki biasa, nabi pun terasa sunyi tanpa wanita Tanpa mereka, fikiran dan perasaan lelaki akan resah Masih mencari walau ada segalanya Apa yang tiada dalam syurga? Namun adam tetap rindukan hawa Dijadikan wanita daripada tulang rusuk yang bengkok Untuk diluruskan oleh lelaki. Tetapi seandainya lelaki itu sendiri tidak lurus, Mana mungkin kayu yang bengkok, menghasilkan bayang yang lurus Luruskanlah wanita dengan jalan yang ditunjuk oleh Allah Kerana mereka diciptakan sebegitu rupa oleh Allah Didiklah mereka dengan panduan darinya Jangan cuba menjinakkan mereka dengan harta kerana nantinya mereka semakin liar Janganlah hiburkan mereka dengan kecantikan kerana nantinya mereka akan semakin derita Kenalkan mereka kepada Allah, zat yang kekal Di situlah punca kekuatan dunia Akal senipis rambutnya, tebalkanlah ia dengan ilmu Hati serapuh kaca Kuatkanlah ia dengan iman... Perasaan selembut sutera, hiasilah ia dengan akhlak Ingatlah perananmu wahai lelaki bergelar pemimpin Suburkanlah ia kerana dari situlah nantinya Mereka akan lihat nilaian dan keadilan Rabbi Bisikkan ke telinga mereka bahawa kelembutan bukan suatu kelemahan Ia bukan diskriminasi Allah... sebaliknya di situlah kasih dan sayang Allah Wanita yang lupa hakikat kejadiannya Pasti tidak akan terhibur, dan tidak akan menghiburkan Tanpa iman, ilmu dan akhlak..mereka tidak akan lurus Bahkan akan semakin membengkok Itulah hakikatnya andai wanita tidak kenal Rabbinya Bila wanita menjadi derhaka pasti dunia lelaki akan menjadi huru hara... Lelaki pula janganlah mengharapkan ketaatan semata-mata Tapi binalah kepimpinan Pastikan sebelum wanita menuju Ilahi, pimpinlah diri kepadanya Jinakkan diri kepada Allah Nescaya akan jinaklah segala-galanya di bawah pimpinanmu Janganlah mengharapkan isteri semulia Fatimah Az-Zahra' Seandainya dirimu tidak sehebat Saidina Ali karamallahuwajhah Bukankah kamu lelaki punya peranan besar terhadap hawa! Lindungilah hawa itu. Jadilah pemimpin imamnya yang terbaik. Lindungilah hawa itu Lunakkan telingamu dan ajarinya dengan nafas alunan suci Al-Quran.... Alangkah bertuahnya berada di bawah Nur Islam, di mana segala kesusahan, kesakitan, kesedihan, kerinduan, kegelisahan yang dihadapi dapat diharungi bersama dengan sabar dan redha mengkafarahkan dosa-dosa kecil.. Wahai lelaki...wahai adam, Lindungilah hawa selagi kamu mampu,bukan menyakitinya Bimbingilah hawa di jalan NurNya,bukan menyesatkannya Wangikanlah mulutmu dengan nasihat hikmah,bukan meracuninya Jadilah pemimpin imam yang terbaik buatnya,saling membantu Hilangkanlah egomu kerna itu api yg membenamkan nur kebahgiaan Ingatlah wahai lelaki.. Wahai lelaki yang punya peranan besar, Jika benar kau mencintainya maka cintailah dia sepenuh hatimu.. jika benar kau kasih dan cintakan wanita itu, jagalah dia dengan baik, kasihanilah dia, lindungilah dia, berilah kasih sayang padanya, nasihatilah dia, bawalah dia ke jalan Allah, perbetulkan kesilapannya, bersabar dengannya, terimalah kekurangannya, jadi imamnya dan redhalah padanya.. Moga dia menunggumu di SYURGA SEBGAGAI BIDADARIMU 

Tuesday, 21 June 2011

DUHAI KEKASIHKU DUNIA AKHIRAT

Duhai Lelaki Pilihan Allah Untukku....
Entah dengan apa ku harus menggambarkan segala rasaku padamu...
Tak cukup dengan untaian kata,dan barisan kalimat indah...
Tak mampu tergambar dengan pewarna apapun, semuanya terlalu indah...
Tak kan ada kanvas yang mampu membingkai semua warna tentangmu...
Karena kau begitu indah disini....dihatiku....

Tahukan betapa besar rasa syukurku,ketika Allah memilihku untuk menjadi pendampingmu...

Tak pernah ku merasa cukup mensyukuri nikmat itu...
Betapa bahagiaku ketika kau memilihku diantara sekian banyak bidadari yang jauh lebih indah di luar sana...
Kau tau dengan sangat tahu,aku hanya wanita dengan segala keterbatasan dan kau tetap memilihku...

Duhai Lelaki Pilihan Allah Untukku...
Tahukah engkau betapa buncahahan di dada ini seakan ingin meledak,membawaku ke awan yang hanya mampu ku ekspresikan dengan airmata...

Ketika dari lisanmu kau sebut namaku dalam lantunan ijab kabul yang suci...
Ketika itu pula ku abdikan diriku padamu,dengan segala ketundukan yang kumiliki...
dan Kau tau,bahwa akan ku patuhi inginmu selama tak bermaksiat pada Sang Maha Kasih,Robbul 'izzati....

Duhai Lelaki ku, penghìas mata dan hatiku...
Tak pernah ku lalui tiap hari, tiap jam, tiap detik kecuali kulalui hanya dengan jatuh cinta padamu...

Tak akan pernah berkurang rasa ini padamu,karena disini di hati ini kaulah yang terindah...

Dan akupun berharap dengan segala kekuranganku,kau sudi menjadikanku perhiasan terindah di mata dan hatimu...

Aku tau,diri ini tak jelita dan tak se cerdas Aisyah,apalagi setaqwa Khadijah, Namun sungguh ku akan mencintaimu seperti mereka,cinta yang terbingkai atas nama~NYA...

Duhai Pelipur Laraku...
Aku pun tahu betapa lelah dan penat harimu,bergelut dengan rutinitas kerjamu...
Kau lalui dengan penuh keikhlasan demi aku,demi anak~anak kita, demi kami amanahmu dari~NYA...
Sungguh,ketika kau lelap dalam tidurmu,aku menangis menatapmu dlm wajah lelahmu...

Betapa ku hargai tiap tetesan keringatmu, bukan berapa banyak yg telah kau beri,namun berapa banyak cinta dalam tiap tetes keringatmu,dalam tiap lelahmu... Dan aku selalu merasa cukup dengan itu...

Duhai Cintaku, Labuhan Hatiku..
Gandeng tanganku ke Jannah~NYA...
Jangan segan membangunkanku di 1/3 malam terakhir, bersama kita mengarungi samudra cinta~NYA dalam lautan dzikir...

Jangan pernah segan menegurku dalam tiap khilafku,aku adalah wanita biasa,ada kalanya ku berbuat salah padamu,maka bersabarlah padaku,jangan membentakku atau membiarkanku..

Kau tau aku adalah kaum yg tercipta dari tulang rusuk yang paling bengkok...
Ada kalanya aku akan membuatmu begitu marah,maka ketahuilah olehmu bahwa DIA menghendaki kau menasehatiku dengan hikmah,

Sungguh hatiku tetaplah wanita yang lemah pada kelembutan,namun jangan kau coba meluruskanku, krn aku akan patah, tapi... Jangan pula membiarkanku begitu saja,karena akan selamanya aku salah...
Tatap mataku dengan cintamu,

genggam tanganku dan nasihati aku dengan lembut...
Niscaya kau akan menemukanku tersungkur menangis dalam pangkuanmu... Dan maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku...

Duhai Kasihku Dunia Akhirat...

Kau adalah nahkodaku, kemana kau mengarahkan haluan rumah tangga kita,di situ pula aku akan mengikutimu...

Maka jadilah Imam yang baik untukku, Ajarkan aku mencintaimu Karena~NYA...
Ridholah padaku, maka Rabb kitapun akan ridho padaku...
Sesungguhnya Ridhomu adalah Ridho Illahi....
Mudahkanlah jalanku ke Jannah~NYA...
Karena bagiku kau adalah kunci Syurgaku...

Dari Ummu Salamah, Ia berkata :Rosululloh SAW bersabda "Seorang perempuan jika meninggal dan suaminya meridhoinya maka ia akan masuk Syurga"
Sungguh,cintaku padamu akan bertambah seiring ketakwaanmu pada~NYA,
dan akan berkurang dengan kemaksiatanmu pada~NYA...
"Aku mencintaimu karena Allah.."
*♥*•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•. ♥♥~*♥**♥*~♥♥ .•*´¨`*•.*♥*.•*´¨`*•*♥*
(¯`v´¯) ♥♥♥•♥•♥
`·.¸.·´ ♥♥.........¸.·´
Semoga bermanfaat Insya Allah...
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

Hebatnya Seorang Wanita Yang Bernama Sumayyah...

Sumayyah ialah ibu Ammar b Yasir, yang merupakan gambaran cemerlang wanita yg pertama sekali mati syahid dlm Islam. Sumayyah merupakan isteri Yasir. Dengan keimanan yg kuat dan keberanian yg tersimpan di relung hatinya yg dalam ia sanggup menentang Abu Jahal yg terkenal bengis dan kejam....

Sumayyah bersama suami dan anaknya Ammar dijemur di tgh padang pasir yg sangat panas. Kaki dan tangan mereka diikat sehingga tidak bergerak dan melawan. Mereka diseksa dengan kejam agar mengikuti keinginan Abu Jahal. Namun mereka tdk terdengar sepatah katapun dari mulut Yasir atau puteranya, Ammar selain drpd rintihan yang penuh kesakitan, justeru itu mereka meneruskan penyeksaan terhadap keluarga yg beriman ini agar menyatakan murtad dr agama Islam.

Sumayyah tdk merintih kesakitan tetapi menentang dengan terus terang serta menyatakan bahwa beliau tetap berpegang teguh kepada keimanannya, walaupun harus ditebus dengan harga yg mahal kerana mereka telah mendengar sabda Rasulullah s.a.w ketika baginda melewati tempat mereka diseksa yang bermaksud; “Bersabarlah wahai keluarga Yasir kerana tempat yg dijanjikan untuk kamu adalah syurga.”(Subhanallah…)

Segala seksaan terasa ringan kerana semuanya akan berakhir dengan kenikmatan syurga. Biar apapun seksaan yang menimpa Sumayyah namun ia tetap dengan pendirian dan keimanan yang kukuh dalam jiwanya. Abu Jahal yg sombong dan bengis merasa terhina kerana dicabar oleh seorg wanita yg lemah. Penyeksaan yg dilakukan hanya menambah ketaqwaan Sumayyah dan menambah keberaniannya. Akhirnya Sumayyah di bunuh dgn penyeksaan yg menyedihkan.

Riwayat Sumayyah dicatat dlm lembaran sejarah dengan tinta emas krn beliau wanita yang pertama mati syahid dlm Islam sbg motivasi jihad terhadap generasi yg berikutnya. Namanya abadi hingga kini utk dikenang sbg pejuang yg sanggup dan berani melawan kekejaman dan kekerasan. Ibnu Hajar berkata dalam kitabnya Al-Ishabah; “Sumayyah bt Hubbath bekas hamba sahaya Huzaifah b al-Mughirah b Makhzum. Beliau adalah ibu Ammar b Yasir org yg masuk Islam pd hari ke-7. Sumayyah diseksa Abu Jahal dan ditusuk tombak pd kemaluannya hingga meninggal dunia. Ia adalah wanita yg pertama sekali mati syahid dalam Islam.

Yasir dinikahkan oleh Huzaifah dgn Sumayyah kemudian mendapat sorg anak yg diberi nama Ammar setelah dimerdekakan. Yasir, Ammar dan Sumayyah termasuk angkatan pertama yg memeluk Islam.”

Sumayyah menjadi lambang dalam menegakkan agama Allah. Dia termasuk 7 orang yg pertama sekali menunjukkan keIslamannya di Mekah. Mereka adalah Rasulullah, Abu Bakar, Bilal, Khabbab, Shuhaib, Ammar dan Sumayyah. Rasulullah dan Abu Bakar dihalangi oleh kaumnya sedangkan yg lain dipakaikan baju besi dan dipanaskan pd sinar matahari yg terik. Melihat Sumayyah, maka Abu Jahal mendekatinya dan menusuknya dengan tombak hingga meninggal dunia. Ammar hidup hingga menyaksikan terbunuhnya org yg membunuh ibunya

Begitu agungnya nilai perjuangan seorg wanita. Bila kita renungkan ternyata org yg pertama sekali memeluk Islam dan menyatakan kebenaran yg dibawa Rasulullah ialah Khadijah dan org yg pertama sekali syahid dalam Islam ialah wanita yg bernama Sumayyah...Allahuakbar!

Sunday, 19 June 2011

CIRI-CIRI CALON SUAMI SOLEH DAN CIRI-CIRI ISTERI SOLEHAH

  1. Kuat amalan agamanya. Menjaga solat fardhu, kerap berjemaah dan solat pada awal waktu. Auratnya juga sentiasa dipelihara dan memakai pakaian yang sopan. Sifat ini boleh dilihat terutama sewaktu bersukan.
  2. Akhlaknya baik, iaitu seorang yang nampak tegas, tetapi sebenarnya seorang yang lembut dan mudah bertolak ansur. Pertuturannya juga mesti sopan, melambangkan peribadi dan hatinya yang mulia.
  3. Tegas mempertahankan maruahnya. Tidak berkunjung ke tempat-tempat yang boleh menjatuhkan kredibilitinya.
  4. Amanah, tidak mengabaikan tugas yang diberikan dan tidak menyalahgunakan kuasa dan kedudukan.
  5. Tidak boros, tetapi tidak kedekut. Tahu membelanjakan wang dengan bijaksana.
  6. Menjaga mata dengan tidak melihat perempuan lain yang lalu lalang ketika sedang bercakap-cakap.
  7. Pergaulan yang terbatas, tidak mengamalkan cara hidup bebas walaupun dia tahu dirinya mampu berbuat demikian.
  8. Mempunyai rakan pergaulan yang baik. Rakan pergaulan seseorang itu biasanya sama.
  9. Bertanggungjawab. Lihatlah dia dengan keluarga dan ibu bapanya.
  10. Wajah yang tenang, tidak kira semasa bercakap atau membuat kerja atau masa kecemasan.

ermm nak jadi lelaki yang baik antaranya adalah ;
jadikan lah amal ibadat amal soleh itu sebagai kekasih yang utama…
kerana dialah dapat manjaga kita selama-lamanya….
setia menemani kita dalam apa-apa jua keadaan
susah dan senang kita ,,
bila kita mati dialah akan menjaga diri kita,,
bila di akhirt dia lah akan membawa kita ke syurga
dialah akan membimbing kita semasa melalui titian siratulmustaqim dengan cepat dan selamat.. akan ke syurga bersama-sama.. selamanya…amin cintailah dia dan hidup kita akan sempurna dunia dan akhirat amin insyaallah..
ini janji Allah…
......


ciri ciri wanita solehah idaman lelaki soleh

1. Kecantikan Dalaman~
Wanita yang tulen adalah wanita yang lemah lembut dalam pewarakannya tetapi prinsip dan nilai hidupnya begitu agung dan tinggi merantai dirinya.Itulah kecantikan dalaman yang sukar ditandingi.

2. Keanak-anakan~
Lelaki suka membela, menjaga, membimbing dan melindungi justeru mereka boleh berperanan menjadi pelindung kepada mereka.Keperibadian wanita yang manja keanak-anakan memang merupakan salah satu keindahannya namun tidaklah berkeanak-anakan yang melampau kerana akan menunjukkan bahawa diri wanita itu tidak matang.


3. Cantik~
NAFSU mengatakan wanita cantik pada rupanya,AKAL mengatakan wanita cantik pada ilmu dan kepandaiannya,HATI mengatakan wanita itu cantik pada akhlaknya.

4. Berakhlak Mulia~
"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang solehah"Sebagai ibu, terukir di paparan dada.Sebagai isteri, pengubat duka nan lara.Sebagai kekasih, dirindui saban ketika.Sebagai mujahidah, berdiri dibelakang mujahidin.~Ciri-ciri wanita yang solehahTaat kepada Allah.Berbuat baik kepada ibu bapa.Sentiasa taat dan berkhidmat kepada suami dengan sepenuh hati.Menutup dan menjaga aurat.Tidak berhias apabila keluar rumah.Tidak keluar bersendirian atau bersama lelaki ajnabi kecuali bersama mahram.Berbuat baik dengan jiran tetangga.Suka mempunyai anak yang ramai dan berusaha untuk mendidik mereka.


5. Berpegang pada agama~
"Dikahwini wanita itu kerana 4 perkara, kecantikannya, hartanya, keturunannya, dan agamanya. Pilihlah yang paling beragama"

6. Dari keturunan yang baik-baik.~
Seorang wanita yang dari keturunan yang baik2 mudah diterima lelaki. Namun wanita yang berasal dari keturunan yang hina seperti anak zina atau sebagainya tidak wajar merasakan dirinya tidak layak menjadi wanita idaman. Islam mengangkat tinggi umatnya yang bertaubat dan sentiasa memperbaiki diri kerana taqwa menjadi darjat kemuliaan disisi Allah.

7. Bijaksana~
Saidatina Aisyah r.a. merupakan seorang tokoh intelektual terbilang. Sebanyak 2210 hadis sahih berjaya diriwayatkan selama 9 tahun hidup bersama Rasulullah s.a.w. Beliau merupakan fuqoha' (ahli hukum) Madinah yang unggul dan juga berpengetahuan dalam bidang perubatan.~Wanita idaman lelaki ialah wanita yang pandai tetapi tidak menunjuk-nunjuk
pandai kerana ianya mencabar ego lelaki lalu menyebabkan lelaki menyampah terhadapnya.

8. Tidak mempamerkan keseksian~
"Wanita yang berpakaian tetapi sebenarnya telanjang untuk mencari perhatian lelaki, yang melenggok-lenggokkan tubuhnya, yang kepalanya seperti punuk (bonggol) unta, mereka itu tidak akan masuk syurga"

9. Tidak Cerewet~
Wanita yang cerewet boleh merimaskan lelaki dan mudah menyebabkan lelaki menyampah terhadapnya.

10. Memahami lelaki~
Contoh: Yang berlaku: "Itulah abang! Asyik bekerja aje. Mementingkan diri sendiri... Tak ingat nak balik rumah... Tak abis-abis layan kawan.. kawan.. kawan... Hal rumah ni takkan nak suruh saya buat sorang!"Yang sebenarnya berlaku: Di pejabat, bos sambung meeting hingga pukul 7 malam. Singgah solat Maghrib di masjid. Ada penceramah idola. Dengar ceramah sehingga solat isyak. Dalam perjalanan pulang, kawan lama telefon minta jumpa di warung ada hal penting katanya. Pukul 10 malam baru sampai di rumah.

11. Tidak terlampau cemburu~
"Tidak boleh iri hati melainkan dalam dua perkara iaitu seseorang yang telah dikurniakan Allah harta lalu dihabiskan dijalan Allah dan orang yang dikurniakan ilmu pengetahuan, lalu ia mengeluarkan hukum berpandukan ilmunya (al-Quran dan Hadis) serta diajarkan kepada orang lain" (riwayat Al-Bukhari dan Muslim)

12. Sejuk mata memandang.
~Bersopan-santun, sentiasa memaniskan muka~ Sentiasa senyum~Menutup aurat~Ramah dan mesra~Menundukkan pandangan.

13. Pandai menaikkan semangat dan bermotivasi~
Lelaki lebih tertarik untuk mencari wanita yang pandai menaikkan semangat dan bermotivasi ketika dia memerlukannya.

14. Canggih~
Wanita yang pandai menyesuaikan diri dengan arus perkembangan semasa tetapi masih mengekalkan ciri-ciri wanita Islam yang berakhlak mulia dan menutup aurat.

15. Mempunyai persamaan yang bermakna~
Suatu hari,Imam Malik hairan melihat burung merpati dan gagak berkumpul bersama. Dengan spontan beliau berkata,"Kedua-duanya bersatu padahal jenisnya tidak sama". Ketika burung itu terbang,beliau melihat keduanya masih ada persamaan iaitu kedua-duanya cacat. Lalu beliau berkata,"Sebab itulah burung itu dapat bersatu".

16. Pemaaf~
Wanita yang suka mendahului meminta maaf walaupun dirinya tidak bersalah digambarkan mempunyai peribadi yang unggul dan mudah disayangi.

17. Seimbang~
Seimbang dari sudut pergaulan, keagamaan, pengurusan diri, dan pengurusan masa.

18. Berkeyakinan diri

19. Mempunyai 'body language' yang baik.(Diulangi, body language ye,samada cara percakapan,kawalan diri di hadapan org ramai dan sbgnya.Yang penting bukan bentuk body seseorang wanita itu yg jd ukuran..:p)

PESANAN :/
calon soleh…calon solehah….sesiapa pun mendambakannya tp ramai yang kata susah nak mencarinya…yang lelaki kate payah nk cari calon isteri yang solehah…yang wanita plak kata susah nk dapatkan calon suami soleh…saling tunding menunding…yg mana kesudahan sebenarnya berbalik kepada diri kita semua….sejauh mana usaha kita????bersama muhasabah diri…
dalam hal ini kesilapan kita adalah kerana terlampau MENCARI tp bukan MENJADI….cuba kita sama2 tukar konsep…aku nk calon soleh/an…langkah pertama…aku kene lengkapkan diri aku dengan pakej yang cukup dan lengkap untuk aku menjadi seorang yang soleh/an…bila semua orang menggunakan konsep ni..i’ALLAH…berlambak calon soleh/an yang akan kita jumpa….sungguh cantik aturannya…sama2 kita tilik diri…layak ke untuk kita mendapat calon ‘rebutan’ itu…klau tak…usaha awal adalah baiki diri agar layak…automatik lahirlah calon soleh/an yang baru….
sekadar pandangan…yang baik datangnya dari ALLAH yang Maha Agung…yang kurang tu atas kelemahan diri ini selaku hambaNya yang dhoif….